Madumongso, Jajanan Tradisional yang Tetap Menjadi Primadona di Hari Raya Idul Fitri 2025

Madumongso dibungkus plastik warna-warni. (Foto: dok. Gardajatim.com)

GARDAJATIM.COM
: Di tengah maraknya berbagai pilihan kue dan camilan modern, madumongso tetap bertahan sebagai jajanan yang selalu hadir di setiap perayaan Idulfitri.

Kelezatan olahan ketan hitam yang difermentasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, terutama di Ponorogo, Jawa Timur.

Pada Idulfitri 2025, madumongso masih menjadi suguhan khas di banyak rumah. 

Rasa manis legit dengan sedikit sensasi asam yang khas menjadikannya camilan yang selalu dirindukan, terutama oleh generasi yang ingin mengenang masa kecil mereka.

Madumongso buatan warga Sekaran, Siman, Ponorogo.

Dibungkus dalam plastik warna-warni atau kertas minyak yang mencolok, madumongso tidak hanya menggoda lidah tetapi juga mempercantik meja tamu.  

Tidak hanya dinikmati sebagai sajian lebaran, madumongso juga sering dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara yang berkunjung.  

Keberadaan madumongso di tengah gempuran makanan modern membuktikan bahwa cita rasa tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Bagi banyak orang, menikmati madumongso di Hari Raya bukan sekadar menikmati camilan, tetapi juga menjaga tradisi dan menghadirkan nostalgia di tengah kebersamaan keluarga. (Fjr)

0/Post a Comment/Comments