Plt. Karutan Ponorogo, Jumadi nyantai bersama jelang berbuka puasa. (Foto: dok. Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM: Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ponorogo memberikan reward kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan mengundang keluarga mereka untuk buka puasa bersama pada Rabu mendatang.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan positif para WBP selama menjalani masa pembinaan.
Plt. Kepala Rutan Ponorogo, Jumadi mengatakan, bahwa program ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Rutan Ponorogo. Namun, tetap berlandaskan aturan yang berlaku.
“Mengingat semakin hari perkembangan WBP semakin baik, pihak rutan memberikan reward dengan mengundang keluarga mereka untuk buka puasa bersama. Ini pertama dilakukan oleh Rutan Ponorogo, namun sesuai aturan yang kami terapkan,” ujar Jumadi usai berbuka puasa bersama, Senin (24/3/2025).
Dalam acara buka puasa bersama ini, setiap WBP hanya diperbolehkan menerima kunjungan dari dua anggota keluarga.
Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan kunjungan reguler yang memperbolehkan tiga orang.
Selain itu, pada hari Raya Idul Fitri, Rutan Ponorogo juga memberikan kebijakan khusus terkait kunjungan.
Tidak ada batasan jumlah anggota keluarga yang bisa berkunjung selama mereka masih memiliki hubungan keluarga dengan WBP.
Waktu kunjungan selama tiga hari dan diperpanjang dari 20 menit menjadi 30 menit khusus pada Hari Raya Idulfitri.
“Seperti biasa, saat Idulfitri kami juga menggelar salat Ied berjamaah dan pemberian remisi kepada WBP yang memenuhi syarat. Yang istimewa, selama tiga hari, keluarga WBP bisa datang untuk melakukan kunjungan di hari raya,” tambahnya.
Kebijakan ini disambut baik oleh para WBP. Salah satu WBP (56) mengaku bahagia dan terharu dengan adanya acara buka puasa bersama serta kebijakan lain yang diberikan oleh pihak rutan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Plt. Karutan atas kebijakan yang diberikan. Ini membuat kami merasa lebih dekat dengan keluarga,” ujar WBP tersebut.
Dengan berbagai kebijakan ini, Rutan Ponorogo berharap dapat semakin meningkatkan motivasi para WBP dalam menjalani pembinaan serta menjaga hubungan baik dengan keluarga mereka. (Fjr)
Posting Komentar