Bupati Ponorogo Serahkan Peralatan Reyog untuk Rutan, Dorong Sekolah Budaya di Lapas

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyerahkan dadak merak kepada Kepala Rutan Ponorogo, Agus Imam Taufik, sebagai dukungan terhadap pengembangan sekolah budaya di dalam rutan, Senin (10/2).

GARDAJATIM.COM: Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyerahkan seperangkat peralatan Reyog Ponorogo kepada Rutan Kelas IIB Ponorogo sebagai dukungan terhadap pengembangan budaya di dalam lapas.

Penyerahan berlangsung pada Senin (10/2) di Ruang Serbaguna Rutan Ponorogo, disaksikan oleh Wakil Bupati Lisdyarita serta jajaran Rutan Ponorogo.  

Kedatangan Bupati dan rombongan sekitar pukul 16.00 WIB disambut dengan penampilan gamelan dan tarian khas Reyog, seperti Jathil dan Bujang Ganong.


Sejumlah warga binaan turut menampilkan keterampilan mereka dalam kesenian tradisional tersebut.  

Kepala Rutan Ponorogo, Agus Imam Taufik, menyatakan bahwa Rutan Ponorogo telah dikonsep sebagai sekolah budaya dengan fokus pada kesenian Reyog.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang diwujudkan dalam bentuk bantuan alat kesenian.  

"Dengan bantuan dari Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, kami menerima seperangkat alat Reyog yang akan kami manfaatkan untuk pengembangan sanggar Sardulo Condrodimuko. Saat ini, ada sekitar 30 warga binaan yang aktif dalam sanggar ini," ujarnya.



Bupati Sugiri Sancoko dalam sambutannya menyampaikan kekagumannya terhadap penampilan warga binaan yang dinilai sudah mahir dalam kesenian Reyog.  

"Saya ingin grup Reyog Sardulo Condrodimuko tidak hanya tampil di dalam rutan. Ketika ada tamu kehormatan, saya ingin mereka tampil di luar. Musiknya sudah luar biasa, kendangnya mantap, tariannya kompak. Ini luar biasa!" tegas Sugiri.  

Dengan dukungan dari pemerintah daerah, program pembinaan berbasis budaya ini diharapkan semakin berkembang, tidak hanya sebagai sarana rehabilitasi bagi warga binaan tetapi juga sebagai upaya pelestarian kesenian khas Ponorogo. (Hms/Red)

0/Post a Comment/Comments